Dilempari Sepatu, Oleh-oleh Rakyat Irak pada Akhir Jabatan Bush
Pagi ini waktu nonton berita TVOne dalam acara Kabar Pagi,
video yang saya tunggu-tunggu akhirnya ditayangkan juga, yaitu insiden pelemparan sepatu terhadap presiden negara adidaya Amerika Serikat. Insiden ini terjadi saat memberi keterangan pers bersama presiden Irak dalam sebuah kesempatan di kota Baghdad. Pelemparan dilakukan oleh seorang wartawan Irak yang sedang meliput acara tersebut. Entah apa sebabnya tiba tiba sang wartawan berdiri, mengambil sepatunya kemudian melempar sang Presiden, kedua lemparan tidak mengenai sang Presiden. Bidikan sang wartawan cukup akurat, bila tidak mengelak sepatu terbang akan tepat mencium dahi sang Presiden. Ternyata presiden Bush punya refleks yang cukup bagus dan tidak terlihat panik sedikitpun. Selain pintar berpolitik dan mengatur strategi, ternyata pak Presiden juga pintar mengelak dari lemparan sepatu. Mungkin karena hobby main softball ya ?. Sang wartawan sepertinya ingin memberi hadiah perpisahan kepada Presiden yana akan melepaskan jabatan akhir tahun ini, sayangnya niat sang wartawan tidak kesampaian.
Terus terang kitapun kaget dan takjub dengan peristiwa ini, banyak yang menyesalinya sebagai bentuk protes yang tidak elegan tapi lebih banyak lagi yang menyayangkan kenapa lemparan ini tidak mengenai sasaran. Pastinya peristiwa ini sebagai bentuk kemarahan rakyat Irak terhadap invasi militer AS dengan dalih kepemilikan senjata pemusnah massal yang sampai saat ini tidak bisa dibuktikan. Masyarakat AS sendiri menanggapinya dengan berbagai pendapat. Sebagian tidak rela sang presiden dilempar dengan sepatu, sebagian mengganggap ini sebagai bentuk kebebasan yang kebablasan. Namun semua warga negara AS sepenuh hati menyadari kalau insiden ini bentuk kemarahan dunia terhadap kebijakan politik luar negeri AS yang agresif dan mempunyai standar ganda. Disatu sisi menyuplai kebutuhan logistik dan militer negara zionis Israel yang terang-terang mencaplok Palestina dan mengusir penduduknya. Disisi yang lain melakukan serangan militer terhadap Irak yang merusak sendi-sendi kemanusiaan dengan tuduhan kepemilikan senjata pemusnah massal yang sampai sekarang gagal dibuktikan keberadaanya.
Presiden AS terpilih Barrack Obama pun harus hati-hati. Bila membuat kebijakan yang salah arah, siapa tahu sudah ada pula orang yang berniat untuk melempar sepatu kepada sang Presiden. Tentunya dia akan belajar dari sang wartawan Irak yang sudah mencoba sebelumnya tapi tidak mengenai sasaran.
Ekspansi Bisnis: Konspirasi Dibalik Label “Masakan Padang”
Masakan Padang memang sudah menjadi legenda di negeri ini dan telah tersebar merata keseluruh nusantara. Dimana-mana kita bisa menjumpai masakan Padang mulai dari Aceh sampai Papua. Begitu juga dinegara-negara tetangga seperti Malaysia, Australia bahkan sampai ke Amerika dan Eropa. Masakan ini dibawa oleh perantau Minang yang bermukim ke daerah lain dan membuat restoran disana. Bumbu dan citarasanya kadang-kadang dimodifikasi sesuai dengan selera panduduk setempat. Seperti di daerah Jawa Barat, masakannya dibuat dengan bumbu yang tidak terlalu pedas sesuai dengan selera orang Sunda.
Satu hal yang menarik adalah walaupun namanya masakan Padang, namun sangat sedikit orang kota Padang sendiri (lagi…)
Pameran Teknologi Multimedia dan Game: Berlangsung Meriah dan Memunculkan Harapan Baru
Tanggal 12 Agustus 2008 berlansung selama seminar dan pameran game dan multimedia di aula barat
Institut Teknologi Bandung. Acara ini dihadiri berbagai kalangan mulai dari akademisi, praktisi, birokrat dari bidan pendidikan, teknolog, pengusaha, game developer dan pengambil kebijakan. Acara ini dibuka oleh Pembantu Rektor Senior bidang Akademik bapak Prof. Adang Surahman dan dihadiri oleh Dimitri Mahayana, dosen ITB sekaligus praktisi IT Indonesia. Bila kita perhatikan, potensi pengembangan konten game diIndonesia sangatlah besar besarnya nilai transaksi konon melebihI nilai transaksi perangkatnya sendiri. Konten-konten ini dapat berbasis komputer desktop, mobile pc dan handphone, smartphone, PDA dan sejenisnya. (lagi…)
Kunjungan Dirjen Dikmenjur: Pencerahan dari Sosok yang Optimis dan Berpandangan Jauh Kedepan
Tanggal 16 Juli 2008 laboratorium LSKK mendapat kunjungan dari Dirje
n Dikmenjur bapak Dr. Gatot Prawirodirjanto untuk melihat produk yang dihasilkan oleh mahasiswa Digital Media dan Game Tech ITB yang penyelenggarannya kerjasama antara ITB dan Dikmenjur. Dalam kesempatan tersebut pak Gatot melihat berbagai macam produk yang telah dibuat oleh mahasiswa. Secara garis besar produk tesis yang dibuat ini meliputi vechicle simulator, aplikasi augmented reality, advanced game dan e-learning. Simulator yang dibuat diantaranya driving simulator, tank simulator dan flight simulator. Aplikasi Augmented Reality (AR) yang dibangun meliputi AR Urban Design, AR Volcano, AR Flood dan AR Tsunami. Sedangkan advance game mengambil tema game penyerangan Sultan terhadap Belanda di Batavia. Pada dasarnya (lagi…)
Surau Nagari: Tempatku Mengaji dan Belajar Agama
Bila kita tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kemudian melakukan perjalanan kearah Batusangkar melewati Padang Panjang. Maka kita akan melewati sebuah nagari yang bernama Batipuh Baruh. Nagari Batipuh Baruh terletak di kaki gunung Marapi yang berjarak 7 km dari kota
Padang Panjang. Pada nagari Batipuh Baruh ini terdapatlah sebuah surau tua 4 tingkat yang terbuat dari kayu. Surau ini merupakan tempat yang amat spesial bagi diriku. Disurau inilah untuk pertama kali aku diajar mengaji oleh Uak Pakiah yang sudah cukup tua tapi mempunyai semangat yang tinggi. Kemampuan beliau jangan ditanya, apalagi metode yang digunakan Uak Pakiah dalam mengajar diriku dan teman-teman yang lain membuat kami tidak pernah lupa apa yang diajarkannya. Setiap berdiri beliau selalu membawa sebilah rotan yang digunakan untuk menunjuk huruf-huruf hijayah yang telah ditulis dipapan tulis.Tulisan arab Uak Pakiah sangat bagus sekali, sangat menyenangkan bagi orang yang membacanya. Setiap malam Kamis, kami disuruh menghapal-hapal kembali bacaan shalat, bacaan shalat ini dipandu oleh Uda atau Uni yang tingkat “kaji”nya telah berada diatas diriku dan teman-temanku. Kegiatan mengaji dimulai setelah shalat magrib, ketika azan maghrib telah dikumandangkan, Amak atau Apa akan (lagi…)
Manusia: Pertarungan Tiga Elemen
Sudah menjadi hukum alam bahwa setiap akibat merupakan konsekwensi logis dari sebuah sebab. Pemahaman ini sudah dipahami oleh manusia beribu-ribu tahun yang lalu. Bahkan hal ini juga dialami oleh nenek moyang kita Nabi Adam Alaihi Salam ketika dia diusir dari surga karena melanggar perintah Allah SWT dengan memakan buah khuldi. Ketika disurga Adam dapat menggapai apa yang diinginkan oleh hatinya tanpa harus susah payah dan bekerja keras untuk menggapainya. Ketika diturunkan kebumi nabi Adam pun harun bekerja untuk memenuhi kebutuhannya. Bila ingin makan harus berburu binatang dulu, bila ingin mempunyai pakaian harus mengambil kulit hewan atau kulit kayu. Bila ingin istirahat dengan tenang supaya terhindar dari hujan dan panas harus mencari goa yang aman atau membuat rumah sendiri. Intinya sebelumnya mendapat apa diinginkan, nabi Adam AS harus terlebih dahulu berusaha. Takdir ini juga diberlakukan (lagi…)
Mengenang Akhlak Nabi Muhammad SAW: Air Mata Terurai Jatuh Tanpa Sadar
(Dikutip dari tulisan Nadirsyah Hosen dengan perubahan seperlunya)
Setelah Nabi wafat, seketika itu pula kota Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya – tidak percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta, Ceritakan padaku akhlak Muhammad. Umar menangis mendengar permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui tersebut menemui Bilal. Setelah ditemui dan diajukan permintaan yg sama, Bilal pun menangis, ia tak sanggup menceritakan apapun. Bilal hanya dapat menyuruh orang tersebut menjumpai Ali bin Abi Thalib. (lagi…)
Semangat Open Source atau yang berlisensi
Dalam beberapa tahun terakhir ini begitu banyak software-software yang dapat dipakai -tsecara gratis, mulai dari sistem operasi Linux dan turunannya seperti RedHat, Mandrake dan Ubuntu, dan software-software aplikasi yang cukup tangguh seperti PHP, MySql, Moregroupware dan masih banyak lagi yang lain. Dalam salah satu dokuementasinya, salah seorang developer software opensource mengatakan bahwwa motifasi utama dalam pembuatan software opensource ini adalah agar setiap orang dapat menikmati berbagai teknologi baru yang ditemukan tanpa harus membayar mahal untuk membeli sebuah software yang berlisensi, dan agar sebuah barang yang dibutuhkan (lagi…)
Rekonstruksi pemikiran…
Kita sebagai umat Islam kadang berpikir bahwa penegakan syariat Islam merupakan sebuah utopia, terlebih adanya anggapan bahwa syariat Islam dengan segala konsekwensi yang hukuman yang begitu mengerikan seperti hukum potong tangan, rajam, dera dan lain sebagainya. Pemahaman yang parsial tentang hukum Islam tentunya aka membawa kepada pemahaman yang keliru tentang hukum Islam itu sendiri. Dalam Islam, penjatuhan hukuman kepada seseorang dilakukan dengan sangat hati-hati. (lagi…)
