Kenangan masa lalu, rekaman masa kini dan keinginan untuk masa depan

Ekspansi Bisnis: Konspirasi Dibalik Label “Masakan Padang”

Posted in Ranah Minang by Khairul Hamdi on November 27, 2008

masakan PadangMasakan Padang memang sudah menjadi legenda di negeri ini dan telah tersebar merata keseluruh nusantara. Dimana-mana kita bisa menjumpai masakan Padang mulai dari Aceh sampai Papua. Begitu juga dinegara-negara tetangga seperti Malaysia, Australia bahkan sampai ke Amerika dan Eropa. Masakan ini dibawa oleh perantau Minang yang bermukim ke daerah lain dan membuat restoran disana. Bumbu dan citarasanya kadang-kadang dimodifikasi sesuai dengan selera panduduk setempat. Seperti di daerah Jawa Barat, masakannya dibuat dengan bumbu yang tidak terlalu pedas sesuai dengan selera orang Sunda.

Satu hal yang menarik adalah walaupun namanya masakan Padang, namun sangat sedikit orang kota Padang sendiri yang memiliki restoran ini, melainkan orang-orang dari daerah lain di Sumatera Barat seperti Bukittinggi, Payakumbuh, Solok dan Batusangkar. Tapi karena publik lebih mengenal masakan Padang, maka mau tak mau orang-orang dari luar kota Padang yang membuat restoran pun memberi label Masakan Padang pada restoran mereka supaya lebih diketahui oleh khalayak ramai. Jika membuat label sendiri -misalnya Masakan Payakumbuh- publik pun akan berpikir ini jenis masakan dari mana dan citarasanya seperti apa. Daripada konsumen berpikir seperti itu lebih baik pemilik restoran membuat label masakan Padang yang lebih dikenal.

Ternyata pemberian label ini mendapat perlawanan dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Barat, masyarakat perantau dari Bukittinggi pun tidak rela harus melabeli restorannya dengan nama restoran khas Padang. Masyarakat Bukittinggi dan daerah Agam pun mencoba melawan hegemoni masakan Padang dengan membuat rumah makan khas Bukittinggi. Rata-rata restoran ini menjual nasi Kapau yang memang khas dari daerah sana. Restoran khas Bukittinggi ini memang memiliki citarasa yang sedikit berbeda dengan masakan Padang pada umumnya namun dengan filosifi yang hampir sama, yaitu bermain dengan aneka bumbu dengan paduan yang ekstrim.

Gelombang ketidakpuasan tidak hanya dari Bukittinggi, para perantau Pariaman pun tidak lagi melabeli restoran satenya dengan Sate Padang melainkan dengan Sate Khas Pariaman. Penulis pun tentu dibuat bingung dengan hal ini, apakah ini semacam bentuk perlawanan atau hanya sekedar mempertahankan identitas semata. Untuk jelasnya, silahkan pembaca makan di restoran Bukittinggi atau sate Pariaman kemudian menanyakan kepada pemiliknya apakah yang sebenarnya terjadi.

Tagged with: ,

14 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Dreesyach said, on Januari 4, 2009 at 2:34 pm

    OOHH…. Begonoh!πŸ™‚

    Ambo pesan ayam bakar ciek, uda..

  2. Riri Safitri said, on Januari 14, 2009 at 7:43 am

    Nah..terbukti kan…
    dimana-mana Padang lebih dikenal dibanding Bukittinggi, Pariaman atau Padang Panjang
    just opinion
    peace..πŸ˜€ !!!

    pasan soto padang ciek da…

  3. peti said, on Januari 20, 2009 at 6:05 am

    Aduuh…yang begini aja dipermasalahkan…
    Yang penting kan sumatra barat-nya yang terkenal, soalnya orang-orang di luar sumatra misalnya orang jawa, menyebut orang yang berasal dari daerah sumbar entah itu bukit tinggi, pariaman atau daerah lainnya yang ada di sumbar, orang tetap menyebutnya “orang padang”.

  4. shabahul said, on Februari 7, 2009 at 2:57 pm

    assalaamu’alaikum W.W
    salam hormatku untuk bang hamdi dari jl.Gajah 3 no 3 Air Tawar Barat Padang di Al-Aqsha 1 sayapun ikut salut dengan apaprestasi yang sudah bang hasilkan. sayapun terinspirasi tuk secepatnya meninggalkan UNP menuju dunia intelektual baru guna berkarya untuk umat dan bangsa ini. o..ya bang klu ada info beasiswa dari sana jangan lupa beritahu yaaa…
    wassalam. Shabahul Badri

  5. Shabahul said, on Februari 7, 2009 at 3:15 pm

    assalamu’alaikum Bg hamdi. mudah2an padang dikenal baik diluar. apakah lewat masakan atau kaum intelektualnya… setuju kan bang? o..yo bang tolong kirimkan wak e-mail bang hamdi, bang jhon, ni riri dan dan berry devanda. sukses selalu buat bang disana.
    wass. Shabahul Badri. Fisika UNP 2004

  6. berry devanda said, on Februari 16, 2009 at 2:59 am

    Aslmkm…
    bagaimana kabarnya ketua? kabarnya mau langsung ngambil program doktoral di luar y? sukses selalu…

  7. silfi lestari said, on Juni 17, 2009 at 1:33 pm

    yang penting enak, perut kenyang n makanannya berkah untuk hidup….itu aja cukup,…dunia memang banyak konspirasi!!! BINGUNG

  8. buyuang said, on Desember 3, 2009 at 8:57 pm

    Bukan Masakan Padang Tapi masakan Minang.

  9. rinaldimunir said, on Januari 1, 2010 at 8:33 am

    Di Bandung, meskipun mereka memberi embel-embel nama “Kapau, “Pariaman”, dll, tetap saja ditambah dengan tulisan di bawahnya: Masakan Padang. Misalnya, Restoran Kapau Uni Jaya di Jl Dipati Ukur Bandung, di bawahnya ada tulisan Masakan Padang. Terus sate Pariaman ditulis sate Padang Pariaman. Suka- tidak suka mereka tetap butuh tulisan “Padang” itu sebagai trade mark, karena pembeli tidak mengenal nama Pariaman, Payakumbuh, Batusangkar, dll.

    • Khairul Hamdi said, on Januari 16, 2010 at 10:12 am

      he3 iya sich pak,

  10. Bapak Guru said, on Juni 4, 2011 at 1:55 pm

    BUTUH IJAZAH UNTUK MENCARI KERJA – MELANJUTKAN KULIAH – KENAIKAN JABATAN ?!?!
    KAMI JASA PEMBUATAN IJAZAH SIAP MEMBANTU ANDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN IJAZAH UNTUK BEKERJA ATAU MELANJUTKAN SEKOLAH / KULIAH.
    BERIKUT INI MERUPAKAN JASA YANG KAMI SEDIAKAN.

    -SMU:4.000.000
    -D3:6.000.000
    -S1:8.000.000

    * AMAN, LEGAL, TERDAFTAR DI UNIVERSITAS / KOPERTIS / DIKTI, BISA UNTUK MASUK(PNS, TNI, POLRI,BUMN, SWASTA).

    JUGA MELAYANI PEMBUATAN SURAT SURAT PENTING SEPERTI:SIM, STNK, KTP, REKENING BANK, SURAT TANAH, AKTE KELAHIRAN.BPKB, N1, SURAT NIKAH, DLL.

    SYARAT:KTP/SIM,FOTO BERWARNA DAN HITAM PUTIH,UNIVERSITAS YANG DITUJU,IPK YANG DIMINTA(MAX 3,50),TAHUN KELULUSAN YANG DIMINTA,ALAMAT PENGIRIMAN YANG DIMINTA.KIRIM KE: 085736927001.ku@gmail.com
    HUB: +6285736927001.

    (HANYA UNTUK YANG SERIUS SAJA)

    Nb:Semua manusia berhak meiliki pekerjaan dan pendidikan yang layak,entah dari kalangan atas,menengah dan bawah.Maka dari itu kami ada untuk anda yang mebutuhkan ijazah atau surat-surat penting lainnya

  11. feri hidayat said, on Agustus 13, 2011 at 1:12 pm

    yoo…. hebat…

  12. ryan said, on Februari 9, 2015 at 3:09 am

    masakan padang enak….

  13. SYUIB SYUIB said, on Februari 9, 2015 at 4:36 am

    Ya..dari jaman penjajah dulu, oang mengenal “padang”, tidak kenal daerah kecil lainnya, sehingga kemanapun perantau dari sumbar pergi, pasti agar mudah dikenali mereka menyebut kata “padang”. dan berlakulah sampai saat ini. dengan perkembangan mdia indormasi seperti saat ini, eksistensi daerah-daerah lain sudah mulai dikenal, dan semuanya pun direformasi..ckckckckck


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: